Tampilkan postingan dengan label Tahu dan Mengerti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tahu dan Mengerti. Tampilkan semua postingan

Mengenal Proyektor

TIPE PROJECTOR DAN CARA KERJANYA

Jika anda bertanya pada salesman saat anda akan membeli projector, anda akan diberitahukan beberapa jenis projector yang berbeda yang mereka jual. Tidak ada pengetahuan sama sekali tentang projector, dapat memungkinkan anda akan membeli projector yang tidak sesuai dengan kebutuhan anda maupun kemampuan dana anda. Untuk itu alangkah baiknya anda mengetahui sebagian besar tentang beberapa jenis projector yang berbeda-beda.

LCD: Liquid Crystal Display



Untuk projector yang berbasis LCD, pengolahan citra disaring melewati filter yang melalui tiga warna primer merah, hijau, biru (RGB). Tiap-tiap dari citra yang masuk ke filter dipancarkan ke LCD panel untuk di proses lagi. Pixel-pixel pada LCD panel akan di aktifkan atau di non-aktifkan (sebagian atau seluruhnya) untuk melakukan pemerataan brightness dan warna yang akan diperlukan untuk ditampilkan. Sebagai contoh, untuk menampilkan warna ungu, maka LCD panel warna hijau akan di non-aktifkan dan kemudian citra diolah menggunakan LCD panel warna biru dan merah sehingga dapat terbuat warna ungu yang ingin ditampilkan.



Teknologi ini telah di pakai sejak lama dan sudah cukup berkembang dengan baik. Oleh karena itu LCD projector adalah tipe projector yang paling dominan dan paling sering dijumpai di pasaran. LCD projector sudah memiliki kualitas yang cukup baik dalam menghasilkan gambar untuk sebagian besar aplikasi yang ada.

DLP: Digital Light Processing




Teknologi DLP dikembangkan oleh Texas Instruments, dengan basis teknologi Digital Micromirror Device (DMD) chip yang terbuat dari jutaan cermin super kecil. Tiap cermin digunakan untuk tiap pixel pada screen. Citra yang masuk kemudian akan diolah ke dalam color wheel/disc dengan basis warna merah, hijau, dan biru (RGB). Setelah itu citra melalui DMD, dan setiap cermin akan mereflesikan dalam berbagai sudut dengan kecepatan yang sangat cepat citra-citra warna yang dibutuhkan dalam penampilan suatu gambar pada screen.



Dengan perbandingan dan resolusi yang sama, sebenarnya projector ini akan menampilkan gambar dengan pixel dan contrast yang lebih tinggi dibandingkan dengan LCD projector. Oleh karena itu mengapa anda harus mengeluarkan uang yang lebih untuk membawa pulang projector ini. Karena DLP projector hanya menggunkan single DMD chip untuk memproses gambar, maka projector ini dapat dikemas dengan bentuk yang lebih ringkas dan kecil, rata-rata beratnya tidak mencapai 1 kg

LCoS: Liquid Crystal On Silicon



Banyak orang melirik projector ini karena pada projector ini digunakan penggabungan antara LCD dan DLP teknologi. Seperti pada LCD projector, citra yang masuk akan diolah pada suatu filter dengan basis warna merah, hijau, dan biru (RGB). Kemudian citra akan masuk ke liquid crystal panel yang akan merefleksikan warna-warna dan brightness yang dibutuhkan untuk menampilkan gambar seperti pada DMD chip.



LCoS merupakan projector terbaik dalam menghasilkan tampilan gambar pada screen dibanding jenis projector lain. Namun dari semua jenis projector yang beredar di pasaran, LCoS projector merupakan jenis projector paling mahal dan paling berat.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN

Setelah melihat dan mengetahui beberapa jenis projector yang ada, apakah anda tetap masih bingung memilih mana yang paling cocok untuk anda? Semua teknologi mempunyai keuntungan dan kerugian masing-masing. Begitu pula dengan LCD, DLP dan LCoS juga mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Baca Selengkapnya "Mengenal Proyektor"

Mengenal CCTV




1. Apa beda CMOS dan CCD Kamera ?
CMOS (Complementary Metal Oxide Silicon) sensor memiliki sensivitas 10x lebih kecil dari sensor CCD (Charge Couple Device). Seperti kita ketahui, mata manusia normal mampu melihat object dengan tingkat cahaya dibawah 1 lux. Sementara CCD sensor umumnya bekerja lebih baik dari mata manusia normal pada range : 0.1 ~ 3 lux, dan 3 hingga 10 kali lebih baik dari sensivitas sensor kamera CMOS yang memiliki tingkat sensivitas terhadap cahaya sebesar 6 ~ 15 lux. CMOS sensor juga memiliki noise 10x lebih buruk dari kamera CCD. Semua kamera untuk penggunaan profesional menggunakan sensor CCD. Saat ini CMOS sensor hanya digunakan pada boneka mainan atau ‘very-low-end’ security. Harga yang ditawarkan kamera CMOS memang jauh dibawah CCD kamera, bahkan bisa 5 kali lebih murah.

2. Apakah F2.0, f 3.4mm ?, Bagaimana cara kita memilih lensa yang baik ?
F artinya aperture dari lensa, dan f adalah focal length dari lensa yang digunakan. Dalam hal ini lensa dengan F2.0 mampu mengumpulkan setengah dari sinar yang mampu diterima mata manusia normal. f3.4mm berarti sudut pandang yang kita miliki sekitar 60 derajat pada kamera dengan lensa 1/4 CCD dan sekitar 80 derajat pada kamera yang menggunakan lensa 1/3 CCD. Yang mana sudut pandang 90 derajat ini mendekati dari sudut pandang mata manusia. Dengan sepasang mata, manusia mampu melihat sudut pandang sebesar 150 – 180 derajat. Saat ini kamera yang paling ekonomis adalah dengan F2.0 dan f 3.4~4. Dimana ukuran ini sangat umum digunakan dalam industri CCTV. Perlu diketahui baik atau buruk suatu lensa tidak hanya tergantung dari nilai F dan f saja. F2.0 artinya F stop adalah 2:1. F1.4 berarti F stop adalah 1.4:1, dimana F1.4 akan mengumpulkan sinar 2 kali lebih baik dari F2.0. Rumus umum yang digunakan adalah 2 pangkat 2 = 4, dan 1.4 pangkat 2 = 2. Dimana nilai 4 adalah 2 x dari nilai 2. Berarti F1.4 = 2 kali lebih baik dalam mengumpulkan sinar dibanding F2.0. Dengan kata lain F1.0 adalah 100 x lebih terang dari F10.0. Semakin kecil nilai F, maka semakin bagus lensa tersebut dan tentu harga lensanya akan jauh lebih mahal. f3.4mm artinya focal length dari lensa adalah 3.4mm, dimana lensa akan memfokuskan objek sejauh 3.4mm dari titik pusat lensa. Semakin besar f dari lensa, semakin kecil sudut pandang lensa tersebut. Lensa dengan f8 hingga f80 mm umum digunakan dalam teleskop, lensa dengan f2~4 umumnya memiliki sudut 40 hingga 80 derajat dan paling mendekati mata manusia. Lensa dengan f1~2 mm umumnya dikenal sebagai lensa dengan layar lebar. Saat ini, kami menjual CCTV dengan lensa bervariasi antara 2.5mm ( pandangan lebar ), 3.4 mm, 4 mm hingga 12 mm untuk fixed lens. Untuk varifocal lens, kami menjual lensa dengan focal length yang bervariasi.

3. Apakah minimum illumination dan sensivitas dari kamera itu ?
Minimum Illumination adalah cara kita mengukur sensivitas dari kamera, dengan kata lain seberapa gelap ruangan masih bisa dilihat. Saat gelap total, sensivitas dari ruang itu adalah 0 lux. Untuk menampakkan gambar saat sensivitas ruangan adalah 0 lux, maka digunakanlah infra red (IR) kamera. Kamera dengan spesifikasi 1 lux, F10 memiliki sensivitas yang sama dengan kamera 0.01 lux dan F1.0 ! Jelaslah bahwa kamera dengan sensivitas lebih rendah lebih mampu menghadirkan gambar dan tentu harganya akan lebih mahal.

4. Apakah Sony 1/3 CCD, Sony 1/4 CCD, Sharp 1/3 CCD dan Sharp 1/4 CCD itu ?
Faktor yang sangat-sangat menentukan kualitas suatu CCTV adalah chipset yang digunakan. Saat ini Sony dan Sharp adalah 2 perusahaan terkemuka yang sudah sangat berpengalaman dalam membuat Chipset untuk CCTV. Pilihan kami menjual 2 jenis chipset adalah karena kualitas dan tentu nama besar mereka yang sudah tidak perlu diragukan lagi. Umumnya 1/3 CCD memiliki bidang sensor yang lebih besar dari 1/4 CCD, kualitas gambar dari 1/3 CCD juga lebih baik dibanding 1/4 CCD.Jelaslah setelah anda mengetahui hal dasar dari pemilihan kamera tersebut, anda bisa menentukan kamera yang menurut anda terbaik. 
Baca Selengkapnya "Mengenal CCTV"

Mengenal KB atau KiB, MB atau MiB

Selama ini saya hanya tahu bahwa untuk menentukan besar kapasitas suatu perangkat penyimpanan di tulis dalam bentuk kilobyte, megabyte, gigabyte dll, sehingga saat dia menemukan tulisan KiB, MiB, GiB, dia menjadi bingung…

Jadi apa itu KiB, MiB, GiB dan kawan-kawannya ?

Begini ceritanya…

Beberapa waktu lalu, kita terbiasa menggunakan kata kB, MB, GB dll untuk menentukan besar kapasitas dari suatu perangkat penyimpanan (misalnya Harddisk atau Flashdisk). Seperti diketahui, kB dan MB dibuat berdasarkan satuan kilo dan mega yang dibuat oleh International System of Units, dalam satuan ini kilo dan mega menunjukan kelipatan 1000 dan dibuat bukan untuk menunjukan besaran data melainkan untuk menunjukan besaran bobot, arus, jarak dll. Karena itu penggunaan kB dalam komputer kurang tepat karena 1 kB bukan 1000 byte, melainkan 1024 byte.



Oleh karena itu dibuatlah satuan baru yang menyatakan jumlah byte oleh International Electrotechnical Commision (IEC) pada tahun 1999 untuk menghindari kebingungan dan ketidakkonsistenan dalam menyatakan besar kapasitas data. Dimana saat ini menjadi jelas bahwa :

1 KiB (kibibyte) = 1024 byte

1 MiB (mebibyte) = 1024 KiB dll

note : bi disini artinya biner



Nah, ternyata saat ini juga sudah ada website untuk mengconvert antar satuan ini, salah satunya bisa dilihat di convertunits.com



Nah… sekarang udah jelas kan ?? Jadi, jangan bingung lagi yah kalo suatu saat beli harddisk satu tera tulisannya 1 TiB dan bukan TB.
Baca Selengkapnya "Mengenal KB atau KiB, MB atau MiB"

Mengenal kartu memori Secure Digital

Saat ini banyak sekali produk-produk elektronik yang menggunakan kartu memori untuk penyimpanan data. Kartu memori hadir dalam berbagai kapasitas penyimpanan, kecepatan dan ukuran yang berbeda yaitu SD, miniSD dan microSD. Dengan begitu banyak pilihan, penting untuk memahami kartu memori SD mana yang sesuai dan dapat bekerja maksimal untuk perangkat yang anda miliki.

Sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh SD Card Association (SDA), SDA menggolongkan beberapa kartu Secure Digital (SD Card) yaitu :
SD Card Standart Capacity (SDSC) yang berkapasitas maksimal 2 GB.
SD Card High Capacity (SDHC) yang berkapasitas 2 – 32 GB.
SD Card Extended Capacity (SDXC) yang berkapasitas diatas 32 GB sampai 2 TB



Memahami kompabilitas kartu memori dan perangkat
Kartu memori SDXC hanya untuk perangkat yg mendukung SDXC.
Perangkat yg mendukung SDXC dapat menggunakan kartu memori SD, SDHC, dan SDXC.
Kartu memori SDHC dapat digunakan pada perangkat yg mendukung SDHC dan SDXC.
Perangkat yg mendukung SDHC dapat menggunakan kartu memori SD dan SDHC.
Perangkat yang mendukung SD hanya dapat menggunakan kartu memori SD.



Jika kartu memori SDXC dimasukan pada perangkat yang tidak mendukung SDXC maka anda mungkin akan menerima pesan untuk memformat kartu memori.

Selain penggolongan dari sisi kapasitas, kartu SD juga memiliki penggolongan berdasarkan kecepatan penulisan data. Jika berdasarkan hal ini, maka SD Card memiliki beberapa kelas antara lain :
Class 2 (kecepatan penulisan 2 MB/detik)
Class 4 (kecepatan penulisan 4 MB/detik)
Class 6 (kecepatan penulisan 6 MB/detik)
Class 10 (kecepatan penulisan 10 MB/detik)



Mudah-mudahan setelah membaca artikel ini, kita semua gak salah pilih kartu memori lagi buat perangkat yang kita punya.
Baca Selengkapnya "Mengenal kartu memori Secure Digital"

Mengenal Tehnologi LCD dan Plasma


TEKNOLOGI LCD

LCD yang merupakan kependekan dari liquid crystal display memberikan keuntungan berupa ukuran layar yang lebih besar ketimbang layar CRT. Selain itu, konsumsi energi juga lebih hemat ketimbang CRT.

LCD terdiri dari beberapa macam lapisan penyusun. Lapisannya terdiri dari filter berwarna, dua keping gelas terpolarisasi, susunan matriks transistor film tipis, sebuah lapisan berisi molekul kristal cair, serta sebuah lapisan akhir berisi pencahayaan belakang berwarna putih terang. Ketika menghidupkan layar LCD, transistor akan mengatur tegangan pada lapisan molekul kristal cair yang terdiri dari tiga kelompok warna dasar (merah, hijau, dan biru). Molekul-molekul tersebut akan berputar dan melewatkan cahaya melalui lapisan gelas dan filter warna. Jadi, tampilan yang Anda saksikan adalah hasil kombinasi dari cahaya warna dari molekul-molekul cair tersebut.
Secara umum LCD memiliki keandalan teknis yang tidak berbeda jauh dari CRT, sehingga umur teknis LCD--menurut sejumlah beberapa produsen LCD-- mencapai 60.000 jam (sekitar 15 tahun penggunaan normal). Pada periode ini, LCD akan mulai mengalami peredupan warna akibat menurunnya kemampuan teknis komponen cahaya belakang (backlight) yang akan mulai digantikan oleh beberapa produsen dengan komponen high-intensity LED (light emitting diode) - LED berintensitas tinggi. Tetapi, proses peredupan warna ini tidak akan terlalu dikenali karena penurunan tingkat keredupan ini akan berlangsung secara perlahan.

TEKNOLOGI PLASMA

Plasma adalah salah satu alternatif teknologi. Untuk menampilkan gambar berwarna, teknologi plasma menggunakan kombinasi fosfor merah, hijau, dan biru. Tetapi, berbeda dengan teknologi CRT, plasma memberi muatan kepada kantung-kantung yang berisi gas neon dan xeon yang berada di antara dua panel gelas.

Analogi mudahnya, jika CRT hanya berisi sebuah tabung sinar katoda (cathode-ray tube), maka plasma terdiri dari satu juta tabung fluorescent berukuran sangat kecil. Ketika tabung fluorescent tersebut diberi muatan, gas neon dan xeon akan mengeluarkan foton ultraviolet. Kemudian foton menumbuk fosfor yang akan mengeluarkan cahaya berwarna. Kombinasi cahaya ini akan menghasilkan gambar di televisi.

Masalah yang muncul di layar plasma berkisar pada kinerja fosfor yang mengeluarkan cahaya. Kinerja fosfor akan menurun seiring berjalannya waktu. Jika kinerja fosfor sudah menurun, maka cahaya yang dikeluarkan saat fosfor ditumbuk foton, akan semakin berkurang dan redup. Rasio kontras sendiri akan mengalami penurunan sebesar 50 persen dalam waktu penggunaan 4 - 5 tahun. Sedangkan untuk aspek brightness (rasio terang), beberapa produsen mengklaim, penurunan sebesar 50 persen, baru akan terjadi setelah penggunaan selama 60.000 jam (15 tahun penggunaan normal )

Plasma memungkinkan diproduksi dengan ukuran diagonal layar lebih besar dari LCD. Selain itu, plasma dapat dilihat secara jelas dari berbagai sudut dibandingkan teknologi LCD saat ini. Hanya saja plasma kalah kelas dari segi jumlah konsumsi listrik dan berat layar dibandingkan LCD.

Tetapi dari segi harga, keduanya memang belum mampu mengalahkan layar CRT. Jika Anda memiliki anggaran cukup besar, untuk mengganti CRT anda, LCD atau plasma bisa menjadi pilihan. Terlebih lagi, jika layar CRT Anda telah mengajukan pensiun dini dari ruang keluarga. Jika anggaran belum cukup, ada baiknya  mempertimbangkan teknologi CRT layar datar. Atau sebaiknya menunggu beberapa waktu sampai ada perbaikan-perbaikan pada kedua teknologi tersebut, khususnya LCD dan turunnya harga sampai pada tingkat yang wajar.

Keunggulan Plasma :

· Warna hitam yang tegas.

· Tidak terjadi blur (gambar kabur) pada gerakan yang cepat sehingga cocok untuk film aksi dan olahraga.

· Sudut pandang plasma juga lebih baik dibandingkan LCD dimana jika ditonton pada sudut yang terlalu tajam LCD akan agak kabur.

· Plasma keluaran terakhir berusaha menyaingi LCD TV dalam hal resolusi dimana beberapa vendor sudah mengeluarkan plasma full HD tetapi harganya masih tinggi dibandingkan dengan LCD TV.


Keunggulan LCD :

· Layar LCD tidak mengkilap seperti Plasma yang megkilat seperti kaca menyebabkan pantulan yang mengganggu dari jendela dan lampu. Plasma lebih nyaman dilihat di ruangan gelap atau dengan pencahayaan khusus.

· Burn in, plasma juga memiliki kelemahan burn in, dimana jika menampilkan satu gambar yang sama untuk jangka waktu panjang seperti logo TV, game, pesan berjalan (ticker) akan mengakibatkan bekas terbakar dilayar yang mengganggu. Hal ini sudah disadari dan coba diatasi oleh beberapa produsen plasma.

· Plasma lebih berat dari LCD TV ( hal ini perlu menjadi perhatian jika anda bermaksud menggantungkan TV layar lebar anda di dinding).

· Resolusi, satu hal yang menurut penulis cukup penting adalah dengan harga yang sama, LCD TV memiliki resolusi yang lebih tinggi dibandingkan dengan plasma sehingga dapat memberikan tampilan gambar yang lebih tajam. Hal ini menyebabkan LCD TV sangat cocok untuk untuk permainan video game resolusi tinggi, monitor komputer dan melihat hasil foto digital.

· Kelemahan LCD dalam blur (gambar kabur) untuk gerakan cepat juga mulai diperbaiki sehingga cukup nyaman untuk menonton sajian olahraga atau film action yang bergerak cepat.
Baca Selengkapnya "Mengenal Tehnologi LCD dan Plasma"

Perbedaan Jenis - Jenis Printer Beserta Cara Kerjanya

DOT MATRIK.


Printer ini mencetak dengan cara diketuk seperti halnya mesin tik. Bahkan untuk warnanya pun masih menggunakan pita. Dengan menggunakan printer ini, cetakan dapat langsung dirangkap dengan karbon. Sebab sistem pencetakannya masih menggunakan sistem ketukan. Sebagai sumber warnanya juga masih menggunakan pita seperti layaknya mesin ketik. Berhubung menggunakan pita, maka warna yang dapat dihasilkan pun tidak bervariasi. Hanya hitam, biru, dan merah saja. Dan jarang sekali yang dapat menggunakan ketiga warna ini secara sekaligus.

Printer dot matrix sangat murah, begitu pula dengan tintanya. Namun, printer dot matrix selain berisik pada saat bekerja juga sangat lamban. Belum lagi kemampuan printer dalam mencetak warna sangat terbatas. Paling banyak hanya ada dua warna cetakan yang dapat digunakan. Meskipun saat ini teknologi printer sudah semakin canggih, namun printer dot matrix masih diproduksi. Sebab printer dot matrix dapat digunakan untuk mencetak dokumen tembusan, yang biasanya digunakan untuk membuat kwitansi, bon, dan dokumen keuangan lainnya. Selain itu, satu lagi yang menjadi kelemahan printer ini adalah geraknya yang sangat lamban dan suaranya yang agak berisik ketika sedang bekerja.
Kelebihan :
Dapat mencetak rangkap sekaligus.
Dapat mencetak ukuran kertas yang lebar.
Biaya printer dan tinta murah
Kelemahan :
Dpi dan ppm rendah
Geraknya sangat lamban
Suaranya berisik ketika bekerja
Warna yang dihasilkan tidak bervariasi.

INKJET.


Inkjet/deskjet yang tersedia di pasaran saat ini memiliki kemampuan untuk mencetak sampai ukuran kertas yang sangat besar, dan dengan kualitas yang sangat baik. Resolusi printer deskjet/inkjet saat ini dapat mencapai 5760×1440 dpi. Inkjet mencetak dengan cara memasukkan satu demi satu titik warna ke area gambar. Cara inilah yang membuat hasil yang diperoleh dari printer Inkjet sangat baik. Namun, cara ini juga memiliki kelemahan, yaitu waktu pencetakan menjadi lebih panjang.

Mutu Cetak
Pada umumnya printer inkjet warna memiliki resolusi warna maksimal, yakni 4.800 x 1.200 titik per inci
Biaya per halaman
Biaya tinta mempunyai efek paling besar pada biaya keseluruhan printer inkjet. Penjual umumnya menjual cartridge tinta sekitar US$ 20-40 per warna (cyan, magenta, yellow) dan US$ 10-35 untuk warna hitam. Makin murah sebuah cartridge, kian sedikit volume tinta. Satu cartridge bisa mencetak 300-800 halaman.
Keunggulan :
Dpi & ppm lebih tinggi dari pada dot matrik
Lebih mudah mencetak gambar dan warna
Kemampuan mencetak sampai kertas yang lebar dengan kualitas yang baik
Kelemahan :
Tidak dapat mencetak rangkap
Biaya operasional lebih mahal
Waktu mencetak menjadi lebih panjang

LASER JET

Printer laser biasanya digunakan pada perusahaan-perusahaan untuk mencetak dokumen hitam putih. Printer laser memang sangat efisien dalam mencetak hitam putih. Karena di samping sangat cepat, kapasitas warnanya lebih banyak dibandingkan dengan printer indoor lainnya. Sebenarnya printer laser juga ada yang tersedia untuk mencetak dokumen berwarna atau bergambar. Namun di samping ukuran kertasnya yang terbatas, harganya pun sangat mahal. Printer laser menggunakan serbuk sebagai sumber warnanya. Berbeda dengan inkjet/deskjet yang menggunakan tinta sebagai sumber warnanya.

Kemampuan printer laser dalam mencetak sangat cepat. Minimal dua kali lebih cepat dari printer inkjet. Harga tintanya pun masih lebih murah untuk jumlah cetakan yang sama. Hanya saja, harga printer laser lebih mahal ketimbang inkjet, apalagi untuk yang berwarna.Kerja printer laser mirip dengan mesin fotocopy, yaitu menggunakan photographic drum. Kualitas cetakan yang dihasilkan selain cepat juga cukup tajam dan hemat biaya tinta. Printer laser sangat tepat digunakan bagi mereka yang frekuensi mencetaknya sangat tinggi. Biasanya adalah perkantoran perkantoran. Namun, tidak menutup juga home user menggunakan printer laser. Hanya saja untuk printer laser berwarna yang kualitasnya sama dengan inkjet, harganya dapat dua kali lebih besar dari printer inkjet itu sendiri.

Keunggulan :
Dpi, ppm sangat tinggi
Efisien untuk mencetak hitam putih
Kapasitas warna lebih banyak dibanding printer indoor lainnya.
Kelemahan :
§ Biaya operasional tinggi
§ Tidak dapat digunakan secara terus menerus.

BUBLE JET
Printer ini memang masih terhitung cukup mahal. Meskipun gambar dapat dikatakan menyerupai hasil cetakan film. Saat ini, ia memang belum dapat mencetak pada ukuran kertas yang besar sehingga ukurannya juga dapat dikatakan kecil. Printer ini biasanya dapat digunakan langsung dengan kamera tanpa perantara komputer. Karena selain dilengkapi dengan konektor USB, ia juga dilengkapi dengan card reader. Kini juga sudah tersedia printer photo portable yang dapat juga digunakan sebagai slide show.
Keunggulan :
Stabil, respond dan suara sangat lembut.
Dapat digunakan langsung dengan kamera tanpa perantara computer

Kekurangan :
Cartridge mahal
Hasil menggenang apabila terkena air
Baca Selengkapnya "Perbedaan Jenis - Jenis Printer Beserta Cara Kerjanya"

Tips Membeli LCD Projector


Berikut ini adalah tips dalam membeli LCD proyektor. Sengaja kang Eko posting ini untuk pengetahuan kita semua terutama bagi yg ingin memiliki LCD Proyektor. Terima kasih kepada Pak Zhillan atas artikelnya ....

Membeli sebuah LCD Projector merupakan investasi Cukup menguras keuangan kita..Maka anda perlu berpikir dengan teliti bagaimana mengunakannya dan menyesuaikan dengan features yg anda perlukan dengan harga yg terbaik.

Seperti contoh Brightness sebuah LCd Projector merupakan factor kunci dalam memilih/membeli, Namun bila anda tidak mempunyai rencana untuk menggunakannya secara sering dalam sebuah presentasi di ruangan yg besar maka anda tidak memerlukan sebuah LCD projector yg memiliki Perfomance tinggi untuk hal ini.
Berikut ini adalah Beberapa Faktor kunci dalam memilih sebuah LCD Projector :

LCD Projector Resolution

SVGA (800 x 600), XGA (1024 x 768), SXGA (1280 x 1024), or UXGA (1600 x 1200)?

Semakin tinggi sebuah resolusi dari Projector maka semakin tinggi pula harganya. JIka anda berencana menggunakan projector untuk sebuah presentasi dgn powerpoint , maka Resolusi SVGA cocok untuk hal ini .  Sementara XGA merupakan pilihan yg bagus untuk menampilkan Numerical Data. Anda hanya membutuhkan resolusi yg lebih tinggi jika menginginkan tampilan yg lebih details.

LCD Projector Brightness

Semakin tinggi ANSI Lumens semakin terang LCd Projector output cahayanya. Projector dgn Lumens dibawah 1000 lumens akan teerasa kurang pencahayaannya. Sebuah Projector dengan 1000-2000 lumens akan dapat mencukupi pencahayaannya untuk sebuah presentasi bisnis atau situasi dalam sebuah kelas. Sementara Projector dengan Lumens 2000-3000 menghasilkan cahaya yg cukup untuk menerangi sebuah gambar tanpa cacat dalam sebuah ruangan yg besar/luas ataupun situasi sebuah kelas.

Tanpa brightness yg cukup maka gambar yg dihasilkan akan terlihat keruh dan halus meski pd ruangan yg gelap.Ukuran ruangan, ukuran screen dan jarak antara projector dengan screen akan memberi pengaruh pada kebutuhan anda dalam menentukan lebih atau kurangnya lumens.

LCD Projector Contrast

Projector Contrast menunjukan sebagai perbandingan antara cahaya paling terang dengan sebuah area gambar/object yg paling gelap. Perhatikan sebuah LCD Projecxtor yg mempunyai contrast ratio 400:1 atau lebih tinggi maka graphics dan tampilan video terlihat jelas. Jika penggunaannya lebih banyak untuk menampilkan images dengan cahaya yg terang maka anda membutuhkan sebuah Projector dengan contrast ratio yg lebih tinggi atau paling tinggi,.

Contrast Ratio merupakan pelengkap/penyempurna dari brightnes. High Contrast ratio akan mengirim warna putih yang paling putih dan warna hitam yg paling hitam.Namun jika Contrast rationya rendah , Maka Gambar yg dihasilkan akan terlihat cacat atau tidak sempurna, setidaknya 1.500 : 1 adalah contrast ratio yg cukup baik namun 2.000 :1 atau lebih tinggi akan lebih baik dan sempurna.

LCD Projector Weight

Berat dari sebuah Projector merupakan persoalan portability. Jika anda berencana untuk membawa atau menjinjing sebuah projector lebih sering, melakukan presentasi diberbagai tempat, maka pilihan yg lebih terang akan semakin baik. Saat ini banyak sekali LCD projector tersedia dengan berat kurang dari 2.5 Kg, dengan pencahayaan yg sangat terang jika anda adalah Mobile Presenter. Umumnya Semakin Terang kemampuan sebuah projector maka semakin mahal harganya.

Portabilitas penting juga , tidak hanya memungkinkan untuk mobile saja namun memudahkan instalasi dan setup. Juga memudahkan dalam mencoba berbagai screen size, Jarak dan ruangan yang berbeda. Anda juga dapat menggantung nya pada langit2 atap ruangan..

LCD Projector Connectivity

Ketika anda membeli LCD Projector, tentunya anda akan memilih yg dapat terhubung dengan PC/Notebook anda. Namun apakah anda akan selalu menggunakan computer yg sama terus menerus? Tentunya anda akan memerlukan conector cable atau adapter yg secara terpisah dalam sebuah kondisi khusus. Periksa dengan teliti pd sebuah LCD Projector apakah mempunyai Multiple Port, Dalam hal ini saat anda ingin menghubungkan Multiple Computer atau beberapa sumber video ke sebuah Projector dalam waktu yg bersamaan.

Patikan projector mempunyai beberapa input yg anda butuhkan, seperti Composite dan S Video untuk Sumber Analog, Component input untuk DVD, Dan DVI atau HDMI input untuk sumber HD. Sebagian besar projector memilki VGA input untuk PC atau Notebook.

LCD Projector Lamp Life

Faktor yg lain yg harus anda pertimbangkan saat membeli sebuah LCD projector adalah Lamp Life (USia Lampu), Karena mengganti sebuah lampu projector merupakan biaya yg cukup mahal . Sebuah projector dengan Lamp Life 2000 Jam merupakan usia lampu yg sangat baik sekali. Ada beberapa Projector yg mempunyai pilihan Mode , seperti Mode “Ecco Mode” dimana Projector ini tersedia extended Lamp life dan dapat menghemat operating costs

Pixel Density and Scaling

Kerapatan dari sebuah Pixel sangat penting sekali, Terutama untuk unit LCD/DLP projector.Jika kebanyakan anda menggunakan HDTV maka gunakan Native Pixel setinggi mungkin. Angka dari Native Pixel yg dimaksud adalah 1024x 768 merupakan cocok untuk memutar DVD, Akan tetapi 720p Signal HDTV membutuhkan 1280x720 pixel untuk memberikan anda gambaran 1:1 ( 1;1 signal representation), sementara sebuah 1090i HDTV input signal memrlukan 1920x1080 native pixel untuk 1;1 signal representation dari signal 1080i.

Color Reproduction

Reproduksi warna merupakan factor lain, Cek untuk Natural flesh tones dan kedalaman warna (color depth). Cek bagaimana sebuah warna terlihat pada cahaya paling terang dan cahaya paling gelap pd sebuah area gambar.cek juga tingkat kestabilan warna dari input ke output. Setiap orang mempunyai persepsi berbeda pd penilaian warna, jadi perhatikanlah dengan teliti
Baca Selengkapnya "Tips Membeli LCD Projector"

Cara Kerja Printer Laser dan Permasalahannya


Dahulu kita mengenal printer dot matrix atau daisywheel. Jenis printer ini bekerja seperti mesin ketik.

Jarum jarum didalam Print Head mengetuk pita dan membuat cetakan pada halaman. Setelah itu muncul printer inkjet yang sedikit lebih rumit cara kerja nya. Tinta disemprotkan keluar dari nozel di atas kertas.

Pencetakan Laser bekerja melalui beberapa tahapan.

Jika kita masih ingat mesin mesin stensil, cara kerja nya mendasari cara kerja printer laser. Seluruh halaman pada sebuah mesin stensil dicetak pada lembar master yang menempel ke silinder berputar. Ketika kita memutar pegangan, silinder berputar mentransfer foto ke dokumen.

Laser printer memiliki cara kerja yang sama. Perbedaan utama adalah bahwa gambar pada laser printer dibuat dengan laser dan muatan listrik.

Langkah 1:

Pertama, komputer mengirim data ke printer. Printer mengirim sinyal kembali ke garis strobe (pin 1) untuk paralel atau DTR (line 20) untuk serial antarmuka, yang menandakan bahwa ia siap untuk menerima data. Printer Laser termasuk dalam kategori printer halaman, karena ia menyusun seluruh halaman dalam memori mereka dan kemudian ditransfer ke kertas. Sebuah halaman penuh dengan grafis menempati rata-rata 512 KB memori, sehingga printer laser yang layak harus memiliki

minimal 1 MB memori untuk menyimpan setidaknya satu halaman ditambah font terkait. Printer

dengan memori lebih besar dapat menyimpan beberapa halaman dari pekerjaan cetak dalam memori mereka.

Langkah 2:

Bagian terpenting dari printer laser adalah OPC drum, sebuah silinder yang terbuat dari aluminium dan dilapisi dengan bahan peka cahaya. Dalam persiapan untuk pencetakan, drum harus dibersihkan

untuk menghilangkan jejak halaman sebelumnya. Pertama, pisau karet (Doctor Blade ) menyeka kelebihan toner dari drum, dan kemudian membersihkannya dengan menetralkan muatan listrik sisa di atasnya.

Catatan

Photosensitivity Drum bisa rusak oleh pancaran cahaya. Setelah drum dibersihkan, printer siap menerima gambar atau data berikutnya.

Langkah 3:

Data dalam memori printer dituliskan ke drum dengan menggunakan laser. Selanjutnya paper feed roller menarik kertas. Didalam cartridge terdapat Roll magnet yang berfungsi untuk mengambil toner dari pemyimpanan. Toner terbuat dari partikel resin plastik ( partikel yang mencair untuk menghasilkan gambar di atas kertas) dan oksida besi (partikel yang dipengaruhi oleh daya tarik magnet dan muatan listrik). Setelah data ditransfer ke kertas, selanjutnya kertas berjalan melewati Fuser yang berbentuk seperti Roll. Rol fuser adalah silinder antilengket dengan lampu berkekuatan tinggi di dalamnya yang memanaskan kertas menjadi sekitar 330-355 derajat Fahrenheit. Pada saat kertas melewati itu, toner akan meleleh.

Setiap printer dilengkapi dengan built-in sensor di beberapa titik. Printer tahu berapa lama harus mengambil kertas untuk berpindah dari satu sensor ke berikutnya, dan jika kertas tertunda, printer memberikan pesan kertas macet.

Beberapa Problem Printer Laser

a. Hasil cetakan kurang tajam.

ika hasil cetak kurang tajam biasanya terjadi karena toner hampir habis. Namun jika toner ternyata masih cukup, biasanya OPC drum sudah mengalami ke ausan sehingga perlu diganti .

Kerusakan pada OPC drum biasanya ditandai dengan munculnya cetakan vertikal pada samping kertas, atau adanya bintik bintik hitam atau bercak pada kertas hasil cetakan

b. Cetakan Blank ( tidak ada cetakan / kertas bersih )

Hal ini terjadi karena tidak ada toner yang terambil oleh roll magnet untuk dikirim ke drum. Penyebabnya karena terputusnya aliran listrik ke roll magnet.

c. Hasil cetakan hitam semua

Hal ini terjadi karena process charging ke opc drum tidak sempurna. Jika OPC drum tidak di charge maka toner akan menempel ke drum tak terkendali , sehingga kertas akan penuh toner

Ada beberapa Toner Cartridge yang menggunakan Chip Reseter untuk mengontrol jumlah pemakaian. Beberapa jenis printer Seperti HP 1600, 2600,CP1215 menggunakan Chipset. Apabila jumlah pemakaian sudah mencapai jumlah tertentu, maka akan muncul pesan Toner Low.

Hal ini sering membuat bingung para Teknisi refill Pemula, karena mereka merasa sudah mengisi toner dengan kapasitas penuh namun tetap muncul pesan Toner Low di layar Printer.

Untuk beberapa jenis Printer Laserjet Samsung, apabila jumlah pemakaian sudah mencapai maximum, akan muncul pesan Toner Exausted dan printer tidak bisa bekerja. Sekalipun cartridge sudah direfill penuh, apabila chipset tidak diganti, pesan Toner Exhausted akan tetap muncul.
Baca Selengkapnya "Cara Kerja Printer Laser dan Permasalahannya"

Apakah GPRS, EDGE, UMTS, HSDPA itu?

Tentu anda sering mendengar istilah istilah berikut GPRS, EDGE, UMTS, HSDPA. Tahukah anda apa yang dimaksud dari istilah istilah teersebut? Semakin majunya teknologi menuntut untuk terus diadakannya pembaharuan, berikut juga di bidang akses data. GPRS adalah generasi pertamanya disusul dengan Edge dengan memberikan layanan agak cepat lalu 3G dengan menghadirkan layanan tercepat dan akhirnya teknologi sekarang 3.5G menyingkirkan semua dengan menghadirkan layanan sangat cepat untuk mengakses data, dan mungkin akan hadir layanan 4G.

Berikut Perbedaan Akses Data GPRS > EDGE > 3G/UMTS > 3.5G/HSDPA :
GPRS (General Packet Radio Service) : suatu teknologi yang digunakan untuk pengiriman dan penerimaan paket data. GPRS sering disebut dengan teknologi 2G. Fasilitas yang diberikan oleh GPRS : e-mail, mms (pesan gambar), browsing, internet. Secara teori GPRS memberikan kecepatan akses antara 56kbps sampai 115kbps.


EDGE (Enhanced Data for Global Evolution) : teknologi perkembangan dari GSM, rata-rata memiliki kecepatan 3kali dari kecepatan GPRS. Kecepatan akses EDGE secara teori sekitar 384kbps. Fasilitas yang disediakan EDGE sama seperti GPRS (e-mail, mms, dan browsing).

UMTS (Universal Mobile Telecommunication Service) : perkembangan selanjutnya dari EDGE. UMTS sering disebut generasi ke tiga (3G). Selain menyediakan fasilitas akses internet (e-mail, mms, dan browsing), UMTS juga menyediakan fasilitas video streaming, video conference, dan video calling*). Secara teori kecepatan akses UMTS sekitar 480kbps. 

merupakan perkembangan akses data selanjutnya dari 3G. HSDPA sering disebut dengan generasi 3.5 (3.5G) karena HSDPA masih berjalan pada platform 3G. Secara teori kecepatan akses data HSDPA sama seperti 480kbps, tapi bisa dipastikan bahwa akses data melalui HSDPA lebih unggul daripaa UMTS.
Baca Selengkapnya "Apakah GPRS, EDGE, UMTS, HSDPA itu?"

Perbedaan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate


Target: Global Fitur Utama (kunci): Aero Glass, Aero Background, Windows Touch, Membuat Home group baru, Media Center, DVD Playback dan pembuatan, premium games dan Mobility Center.

Windows 7 sudah resmi dirilis hampir dua tahun yang lalu, tetapi mungkin sebagian belum tahu tentang beberapa edisi Windows 7 yang banyak beredar. Tidak jarang Laptop baru disertakan dengan Windows 7 Starter. Tahukah apa beda edisi ini dengan yang lain? Terdapat paling tidak 6 edisi Windows 7, yaitu : Windows 7 Starter, Home Basic, Home Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate, lalu apa perbedaannya?

Meskipun terdapat 6 edisi yang berbeda, 3 edisi yang paling banyak beredar adalah Windows 7 Home Premium, Professional dan Ultimate. Sebenarnya edisi apapun, semua fitur windows 7 sudah ada didalamnya, hanya saja fitur-fitur tersebut hanya diaktifkan menyesuaikan edisi-nya. Untuk mengupgrade ke fitur atasnya, tidak perlu menggunakan DVD baru tetapi bisa menggunakan Windows Anytime Upgrade.

Untuk mempermudah mengetahui perbedaan masing-masing edisi, berikut penjelasan singkat masing-masing edisi Windows 7.

Windows 7 Starter
Target: Seluruh dunia, biasanya hadir dengan paket komputer baru (laptop/netbook) Fitur Utama (kunci): Taskbar, Jump list, Windows Media Player, Backup & restore, Action Center, Device Stage, Play to, Fax anda Scan dan Game sederhana.

Keterbatasan: tidak ada Aero glass, berbagai fitur modifikasi desktop, windows touch, media center, live thumbnail preview, home group creation, tidak ada Multi bahasa, maksimal RAM 2 GB, tidak terseda versi 64bit.

Harga: Kisaran $50 (di Indonesia).

Dengan windows 7 starter, pengguna tidak bisa mengubah wallpaper atau theme windows. Pada awalnya Windows 7 Starter dibatasi hanya bisa menjalankan 3 program satu waktu, tetapi akhirnya keterbatasan ini dihilangkan, sehingga pengguna tetap bisa menjalankan banyak program dalam satu waktu, dibatasi jumlah memory saja.

Untuk edisi 32 bit, semua windows selain windows starter mempunyai batas maksimal RAM atau Memory 4 GB. Untuk edisi 64 bit, lebih tinggi dan berbeda-beda.

Windows 7 Home Basic
Target: Untuk Wilayah tertentu saja, seperti di Indonesia. Fitur Utama (kunci): Multiple monitor, fast user switching (berganti user), desktop wallpaper, desktop windows manager, network printing, internet connection sharing, sebagian windows aero.

Keterbatasan: Tidak bisa membuat Homegroup baru, tidak disertakan DVD decoder ( MPEG-2 dan Dolby Digital), tanpa multi touch, premium games, Windows Media center, tidak ada Multi bahasa, dukungan Windows Aero tidak penuh.

Harga: Kisaran $80 (di Indonesia).

Windows 7 Home Premium
Keterbatasan: Domain join, Remote desktop host, backup dari jaringan, Encryption File System, Offline Folder.

Harga: Kisaran $110 (di Indonesia).

Windows 7 Professional
Target:Pengguna IT menengah keatas. Fitur Utama (kunci): Windows XP Mode, Domain Join, Remote desktop host, location aware printing, mobility center, presentation mode, offline folder.

Keterbatasan: BitLocker, BitLocker toGo, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI Language Pack, booting dari VHD.

Harga: Kisaran $150 (di Indonesia).

Windows 7 Professional menawarkan semua fitur edisi dibawahnya. Juga mulai ada fitur Windows XP Mode yang tidak disediakan di edisi dibawahnya.

Windows 7 Enterprise
Target: Pelanggan Bisnis ( volume-licenses). Fitur Utama (kunci): BitLocker, BitLocker To Go, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI language packs, boot from VHD.

Keterbatasan: Lisensi Retail.

Selain perbedaan mengenai lisensi, Windows 7 Enterprise mempunyai fitur yang sama dengan Windows 7 Ultimate.

Windows 7 Ultimate
Target: Retail market, ketersediaan terbatas. Fitur Utama (kunci): semua fitur windows 7 edisi sebelumnya ditambah dengan BitLocker, BitLocker To Go, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI language packs, boot from VHD.

Keterbatasan: Volume Licensing.

Diatas adalah beberapa fitur utama atau penting yang bisa dijadikan gambaran. Tiap edisi windows diatasnya menyertakan semua fitur edisi windows dibawahnya, dan keterbatasan tiap edisi yang dijelaskan diatas, biasanya ada di edisi windows atasnya. Untuk mengetahui perbedaan masing-masing edisi. Semoga bermanfaat
Baca Selengkapnya "Perbedaan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate"